MADIUN, 99refb.xyz – Abdul Manan, warga Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tidak pernah menyangka bahwa rumahnya menjadi sarang ular kobra. Penemuan ini terungkap setelah relawan dari Komunitas Penyelamat Ular Exalos Indonesia dan Sosial Madiun melakukan penyelamatan dan menemukan sarang ular kobra di salah satu gudang penyimpanan pupuk miliknya.
Abdul Manan mengungkapkan bahwa selama tiga tahun terakhir, ia kerap menemukan ular kobra berkeliaran di dalam rumahnya. Bahkan, jumlah ular yang ia temukan setiap tahunnya mencapai sekitar 10 hingga 11 ekor.
“Setiap tahun ada sekitar sepuluh hingga sebelas ekor ular kobra yang saya temukan di dalam rumah. Tetapi begitu ketemu langsung saya bunuh,” ujar Abdul saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (8/1/2025).
Kronologi Penemuan Sarang Ular
Kondisi ini pertama kali diketahui setelah Abdul melaporkan seringnya ia menemukan ular di rumahnya kepada komunitas penyelamat ular di Madiun. Mendengar laporan tersebut, tim relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah menyisir area rumah, tim menemukan sarang ular kobra di gudang pupuk yang berada di dalam rumah Abdul.
“Kami menemukan sarang ular kobra di gudang penyimpanan pupuk. Sarang ini menjadi tempat ular bertelur dan berkembang biak,” ujar Koordinator Komunitas Exalos Indonesia, Rizal Andika, dalam keterangannya.
Menurut Rizal, keberadaan sarang ular di rumah Abdul dapat disebabkan oleh lingkungan sekitar yang mendukung ular untuk berkembang biak. Gudang pupuk yang lembap dan hangat menjadi tempat ideal bagi ular untuk bertelur.
Abdul Manan Hidup dengan Ancaman Ular
Abdul mengaku bahwa penemuan ular kobra di rumahnya sudah menjadi hal yang biasa. Namun, baru kali ini ia menyadari bahwa keberadaan ular di rumahnya ternyata berasal dari satu sarang besar.
“Dulu saya kira ular-ular itu hanya lewat. Tapi ternyata mereka memang bersarang di rumah saya,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan ular ini sangat meresahkan, terutama bagi keluarganya yang selalu waspada setiap kali beraktivitas di dalam rumah.
“Setiap malam kami selalu memastikan pintu dan jendela tertutup rapat. Anak-anak juga kami larang bermain terlalu jauh dari rumah,” tambahnya.
Upaya Penyelamatan dan Edukasi Warga
Komunitas Exalos Indonesia yang melakukan evakuasi mengimbau warga untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Rizal menjelaskan bahwa sarang ular kobra sering ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan dan minim cahaya.
“Kami juga mengedukasi warga tentang cara menghadapi ular jika ditemukan di dalam rumah. Jangan panik, segera laporkan kepada kami atau pihak yang berwenang untuk dilakukan penanganan,” ujar Rizal.
Selain itu, Rizal mengingatkan agar warga tidak sembarangan membunuh ular, karena ular memiliki peran penting dalam ekosistem, seperti mengendalikan populasi tikus.
Langkah Pencegahan Ular Masuk ke Rumah
Untuk mencegah ular bersarang di rumah, Rizal memberikan beberapa tips berikut:
- Jaga Kebersihan Lingkungan: Pastikan area rumah selalu bersih dan bebas dari tumpukan barang atau sampah yang bisa menjadi tempat persembunyian ular.
- Tutup Celah di Rumah: Periksa apakah ada celah atau lubang di pintu, jendela, atau dinding rumah yang bisa menjadi akses masuk ular.
- Kurangi Kelembapan: Hindari menciptakan area yang lembap di dalam rumah, terutama di sekitar gudang atau tempat penyimpanan.
- Gunakan Penghalang Alami: Taburkan garam atau kapur barus di sekitar rumah untuk mengurangi kemungkinan ular masuk.
Kesimpulan
Penemuan sarang ular kobra di rumah Abdul Manan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Dengan menjaga kebersihan dan melakukan langkah pencegahan, risiko ular masuk ke dalam rumah dapat diminimalisasi.
Bagi Abdul dan keluarganya, kehadiran Komunitas Exalos Indonesia menjadi harapan baru untuk mengatasi ancaman ular yang selama ini mengintai kehidupan mereka.
#Madiun #SarangUlarKobra #PenyelamatanUlar #KomunitasExalosIndonesia
